iklan

Rabu, 24 Oktober 2018

author photo
tampilan blog indi

Berawal dari sebuah diskusi kecil-kecilan Berkaita dengan keinginannya menjadi penulis, saya mencoba memotivasi mereka bagaimana caranya tulisan mereka bisa dibaca orang mesti belum dijadikan buku. Ada junior kampus di kampusku, Indi, orangnya lucu, pendiam tapi suka pecicilan kalau udah diumpan pake alat pancing pak Eko, eits. Kebetulan satu jurusan di Ilmu komunikasi Fakultas FISIP kampus  kuning bukan negara kuning ya, yang orang bilang pemimpinnya pake sepatu kuning, bando kuning, pita kuning, baju kuning, tas kuning, kotak makan kuning, Tumblr kuning, wah menarik perhatian banget.


Anaknya hobi juga menulis tapi niat menulis ini bisa hilang ibarat kata tak mempunyai jodoh, ya medianya ini untuk menyalurkan bakat membuang ide kreatifnya pada tempatnya. Selain itu keinginannya untuk menjadi seorang selebriti ternama, eh bukan itu kale, tapi jurnalistik membuat semangatnya bak tsunami yang siap memuntahkan lautan itu kedaratan nan tak terbendung lagi dalam alam bawah sadar. Seperti tontonan interaktif yang mendramatisir sosok atau sekumpulan bernyawa bergerak aktif sana- sini menjadi tokoh utama dalam sebuah kaca elektronik berlayar tipis. Si Indi ini sangat interest banget seperti itu entah magnet kutub apa yang membuatnya teridealis seperti itu. Tapi kalau dipikir-pikir bagusan juga dirinya punya platform bukan plafon ya untuk menghadirkan sebuah kata hati yang selama ini dipendam.

Rasa kritis inilah yang ia tuangkan pada coretan-coretan manja sehingga ia mewajibkan punya akun blog. Sebelum-sebelumnya saya sudah menunjukkan bukti bukan janji akan garisan penuh makna pada beberapa platform serta media portal lainnya akan tulisan saya ini. Saya memotivasi ia agar segera menulis walau sampai saat ini saya juga butuh motivasi menulis, cieeee apaan. Cukup punya Akun blog ia sudah bisa mengaktualisasikan potensi akalnya untuk mendapatkan pengetahuan, he bukannya itu berpikir. Ya menulis itu juga berpikir.


Berlanjut dari itu setelah sekian lama dan berhubung Blogfam Homecoming sayapun mengajaknya  membuat blog  blog Indi, walau masih mengkal ku mengenal dikau tapi akan ku jamah kau dengan sentuhan kata hatiku, cincey la lagi, orang Makassar " apa na bilang? Hehehehe. Blog sudah jadi tapi harus diisi dulu kamar tidurnya biar gak asal tidur aja. Maksudnya kontennya apa aja yang mau diisi. Sebutan blognya "Indonesia Bercerita" yang nantinya berisikan ceritanya akan Indonesia, kritikan sosial, perjalanan hidupnya atau curahan hati yang tersayat sadis membuat dirinya tak berdaya atau apalah yang penting bermanfaat, informatif, penting bagi banyak orang. Kan apalagi Mahasiswa harus dimulai sejak dilahirkan untuk menulis, eh belum bisa menulis makanya membaca, kalau gak membaca ya belajar. Ingat ada pepatah yang mengatakan begini" jika kamu ingin mengenal dunia maka membacalah, jika kamu ingin dikenal dunia maka menulislah". Sekian

your advertise here

1 comments:

avatar
Tuteh delete 24 Oktober 2018 02.13

Semoga Indi rajin ngeblog ya, Wan.

Reply


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com